Sepenggal Kisah Bulan


Di puja bagai sesuap nasi kala lapar

Terang itu cahaya
Meski temaram tetap cahaya

Dulu Indah

Bulan
Hanya meminjam terang matahari
lalu menyebarkan keindahan

Dulu Indah
Di puja bagai air di tengah badai gurun

Dulu indah sebagai Ibarat


kini hilang lenyap..
Hilang Terangmu
tertutup Silau kelip kelip kota

menghilang di antara terang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam